PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI STUNTING, PELAYANAN INFORMASI OBAT, DAN SKRINING KESEHATAN

Authors

  • En Purmafitriah Program Studi D3 Farmasi, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Evi Fatmi Utami Program Studi D3 Farmasi, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Hizriansyah Hizriansyah Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia
  • Wulan Ratia Ratulangi Program Studi D3 Farmasi, Universitas Bima Internasional MFH, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33651/jpms.v5i1.781

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai stunting, penggunaan obat yang rasional, serta pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting, pelayanan informasi obat (PIO), serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pelayanan cek kesehatan gratis yang melibatkan tenaga kesehatan dan masyarakat sasaran sebanyak 35 orang, terdiri dari ibu hamil, ibu balita, dan lansia. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan respons peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dengan tingkat antusiasme yang tinggi. Sebanyak 100% peserta memperoleh informasi baru terkait stunting dan penggunaan obat yang benar, serta memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Ditemukan bahwa sebagian peserta sebelumnya belum memahami konsep stunting dan penggunaan obat rasional. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan dan kesadaran preventif masyarakat terhadap kesehatan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi stunting dan PIO disertai cek kesehatan gratis efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendorong perilaku hidup sehat.

References

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2016). Materi pelayanan informasi obat. Jakarta: BPOM.

Bhutta, Z. A., et al. (2013). Evidence-based interventions for improvement of maternal and child nutrition. The Lancet, 382(9890), 452–477.

Black, R. E., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451.

Gibson, R. S. (2005). Principles of nutritional assessment. Oxford: Oxford University Press.

Harding, M., et al. (2017). Clinical pharmacy and therapeutics. London: Elsevier.

Hepler, C. D., & Strand, L. M. (1990). Opportunities and responsibilities in pharmaceutical care. American Journal of Hospital Pharmacy, 47(3), 533–543.

Institute of Medicine. (2001). Dietary reference intakes. Washington, DC: National Academy Press.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Lestari, F., & Isnaini, N. (2025). Identifying type 2 diabetes mellitus risk factors among patients at public health care centre in Indonesia.

Muharram, F. R., et al. (2025). Trends of diabetes and pre-diabetes in Indonesia 2013–2023: A serial analysis of national health surveys. BMJ Open, 15(9), 1–11.

Osterberg, L., & Blaschke, T. (2005). Adherence to medication. New England Journal of Medicine, 353(5), 487–497.

Shayesteh, H., et al. (2016). Effect of educational intervention on lifestyle of patients with hypertension among rural population. Journal of Lifestyle Medicine, 6(2), 58–63.

Syamsuni. (2006). Farmasetika dasar dan hitungan farmasi. Jakarta: EGC.

Victora, C. G., et al. (2008). Maternal and child undernutrition: Consequences for adult health. The Lancet, 371(9609), 340–357.

World Health Organization. (2014). Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2020). Guideline on self-care interventions for health. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2025). World Hypertension Day 2025.

Published

2026-07-05

How to Cite

Purmafitriah, E., Utami, E. F., Hizriansyah, H., & Ratulangi, W. R. (2026). PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI STUNTING, PELAYANAN INFORMASI OBAT, DAN SKRINING KESEHATAN. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehati, 5(1), 34-41. https://doi.org/10.33651/jpms.v5i1.781

Issue

Section

Articles