Pengaruh Penambahan Ekstrak Kulit Nanas (Ananas Comous l) Terhadap Bilangan Peroksida Pada Minyak Goreng Curah

Authors

  • Roushandy Asri Fardani D3 TLM, Universitas Bima Internasional MFH,Mataram, Indonesia
  • Nofi Desita Safitri D3 TLM, Universitas Bima Internasional MFH,Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33651/jpkik.v12i1.786

Keywords:

minyak goreng curah, kulit nanas, Bilangan Peroksida, Antioksidan, Ekstrak

Abstract

Minyak curah merupakan produk turunan minyak kelapa sawit (Crude Palm Oils/CPO). Minyak curah merupakan minyak tidak murni, seperti minyak goreng dalam kemasan premium dengan merek ternama. Minyak goreng curah merupakan minyak sawit yang sudah melalui tahap pemurnian (refining), pemutihan (bleaching), dan penghilangan bau (deodorizing). Pemakaian minyak goreng dalam pengolahan bahan pangan sudah umum dilakukan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak kulit nanas pada minyak goreng curah. Zat antioksidan yang dikenal ada 2 yaitu antioksidan alami dan antioksidan sintetik. Penggunaan antioksidan sintetik seperti dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan akibat buruk terhadap kesehatan manusia yaitu gangguan fungsi hati, paru, mukosa usus dan keracunan. Antioksidan alami adalah antioksidan hasil ekstraksi bahan alami tumbuhan maupun mikroba. Salah satu tumbuhan yang dikenal sebagai tumbuhan yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai antioksidan alami adalah kulit nanas. Kandungan kimia yang terdapat pada kulit nanas bromelin, flavonoid, tannin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kulit nanas terhadap bilangan peroksida pada minyak goreng curah dengan variasi konsentrasi 100%,75%,50% dan 25%. Jenis desain penelitian ini yaitu Experiment. Analisis data menggunakan Uji Kruskal-Wallis. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah ekstrak kulit nanas dapat menghambat kenaikan bilangan peroksida. Kosentrasi ekstrak kulit nanas paling bagus untuk menghambat kenaikan bilangan peroksida adalah dengan kosentrasi 25%.

References

Amalia, 2010. Perilaku Penggunaan Minyak Goreng Serta Pengaruhnya Terhadap Keikutsertaan Progam Pengumpulan Minyak Jelantah Di Kota Bogor. Fakultas Ekologi Manusia, Institut Teknologi Bogor. 2/3: 184 – 189.

Aminah, Siti., (2010), Bilangan Peroksida Minyak Goreng Curah Dan Sifat Organoleptik Tempe Pada Pengulangan Penggorengan, Jurnal Pangan dan Gizi Universitas Muhammadiyah, Semarang. Vol 1, No 1. : 7-14.

Ketaren, S. 2012. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. UI-Press, Jakarta

Winarsi, Hery. (2011). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta:Kanisius.

Akbar R. Hendra. 2010. Isolasi dan Identifikasi Golongan Flavonoid Daun Dandang Gendis (Clinacanthus nutans) Berpotensi sebagai Antioksidan. Bandung: ITB.

Plur, Napi (2010). Analisis Usaha Pemanfaatan limbah Kulit Nanas Menjadi Minuman. Artikel Teknologi Pangan. Diakses pada tanggal 1 Desember 2014, http://www.gubuktani.com

Buckle, K.A, dkk. 2013. Ilmu Pangan. Universitas Indonesia : Jakarta.

Istinganah, S. (2010). Pengaruh suhu pemanasan dan penambahan antioksidan BHT (butyl hydroxytoluene) terhadap tingkat ketengikan pada minyak, Jurnal Penelitian , FMIPA Universitas Negeri Malang, Malang 2009

Suerni Endang, Alwi Muhammad dan Guli Musjaya M. 2013. Uji Daya Hambat Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus L. Merr.), Salak (Salacca edulis Reinw.) dan Mangga Kweni (Mangifera odorata Griff.) terhadap Daya Hambat Staphylococcus Aureus. Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Palu. Sulawesi Tengah.

Kristiani dan Sri Kasmiyati. 2007. Minyak Krengseng Fermentatif dari Ketam Sawah (Birgus Latro). Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian,3(2).

Sri, K. 2006. Antioksidan alami. Surabaya : Trumbus Agrisarana.

Mustika.2022. pengaruh penambahan bubuk kulit melinjo (gnetum gnemon l.) terhadap bilangan peroksida pada minyak goreng curah. teknologi labolatarium medis. Politeknik medica farma husada mataram

Hendri, satria. 2022. pengaruh penambahan bubuk bunga rosella (hibiscus sabdariffa) sebagai antioksida alami pada minyak goreng curah. Teknologi labolatarium medis. Politeknik medica farma husada mataram

Zahra SL, Dwiloka B, Mulyani S.2013. Pengaruh penggunaan minyak goreng berulang terhadap perubahan nilai gizi dan mutu hedonik pada ayam goreng. Animal Agricultural Journal ; 2(1): 253-260.

Sumarlin, La Ode, et al. Analisis Mutu Minyak Jelantah Hasil Peremajaan Menggunakan Tanah Diatomit Alami dan Terkalsinasi. Jakarta : Program Studi Kimia FST UIN Syarif Hidayatullah

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Patola M. K. 2018. Pengaruh Konsentrasi Sari Buah Nanas (Ananas ComosusL) Susu Rendah Lemak Terhadap Kadar Asam Laktat Dan Sifat Organoleptik Yoghurt Susu Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L). Yogyakarta: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pengetahuan Universitas Sanata Dharma.

Ferdinan, A, Hairunnisa, Justicia AK 2017, Penurunan Bilangan Peroksida Dengan Kulit Pisang Kepok (Musa normalis L). Jurnal Ilmiah, Akademi Farmasi YARSI Pontianak, Pontianak

Published

2026-06-30

How to Cite

Fardani, R. A., & Safitri, N. D. (2026). Pengaruh Penambahan Ekstrak Kulit Nanas (Ananas Comous l) Terhadap Bilangan Peroksida Pada Minyak Goreng Curah. Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram, 12(1), 31-34. https://doi.org/10.33651/jpkik.v12i1.786

Issue

Section

Articles