https://cbt.unbim.ac.id/index.php/jpms/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Sehati2026-07-05T22:34:54+08:00Edy Kurniawan, S.Si., M.Pd[email protected]Open Journal Systems<p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehati (e-ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221225452090646" target="_blank" rel="noopener">2962-8709</a>) <span class="Y2IQFc" lang="id">bertujuan untuk menyebarluaskan hasil pemikiran dan gagasan konseptual, khususnya hasil penelitian dan teknologi pendidikan untuk diwujudkan di masyarakat, meliputi (1) Bidang ilmu pengetahuan, terapan, sosial, ekonomi, kesehatan, budaya, Pengembangan TIK, dan pelayanan administrasi, (2) Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan, pertanian, informasi dan komunikasi, dan teknologi keagamaan (3) Pengajaran dan pemberdayaan komunitas dan komunitas pelajar, pemuda, pemuda dan organisasi masyarakat secara berkelanjutan.</span></p>https://cbt.unbim.ac.id/index.php/jpms/article/view/769PENGABDIAN MASYARAKAT PENINGKATAN PEMASARAN PRODUK MINUMAN HERBAL UNBIM MFH MELALUI SOSIALISASI DAN PROMOSI 2026-04-10T09:38:06+08:00Irawansyah Irawansyah[email protected]Dini Eka Fitriani[email protected]Aditiyani Nugraha Pertiwi[email protected]Dita Prihartini[email protected]Sri Sahbany[email protected]Detty Agustin Riscal[email protected]Badrun Islami[email protected]Umilia Umilia[email protected]<p>Produk minuman herbal memiliki potensi besar sebagai minuman kesehatan alami, namun masih banyak pelaku usaha lokal yang kesulitan dalam memperluas pasar karena keterbatasan strategi promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung peningkatan pemasaran produk <em>Minuman Herbal UNBIM MFH</em> melalui sosialisasi dan promosi di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan manfaat herbal, promosi produk secara langsung, dan pembagian sampel. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif masyarakat, peningkatan penjualan produk saat kegiatan berlangsung. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pemberdayaan UMKM berbasis produk herbal lokal.</p>2026-06-30T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Irawansyah Irawansyah, Dini Eka Fitriani, Aditiyani Nugraha Pertiwi, Dita Prihartini, Sri Sahbany, Detty Agustin Riscal, Badrun Islami, Umilia Umiliahttps://cbt.unbim.ac.id/index.php/jpms/article/view/770PENGGUNAAN BAHAN PANGAN LOKAL SEBAGAI UPAYA MENJAGA KESEHATAN MASA PERIMENOPAUSE2026-04-10T17:38:45+08:00Zeny Fatmawati[email protected]Istiadah Fatmawati[email protected]Hany Puspita Aryani[email protected]Sukati Sarmin[email protected]Puput Safitri[email protected]Nurul Hidayati[email protected]Gempi Tri Sumini[email protected]Wahyu Anjas Sari[email protected]<p>Kemampuan ovarium untuk menghasilkan sel telur dan hormon reproduksi menurun pada wanita perimenopause. Gejala klimakterik, seperti masalah vasomotor, mungkin timbul akibat ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan hormon progesteron yang menurun. Menopause mengubah kehidupan wanita dalam segala hal yang dapat dibayangkan, memengaruhi kesehatan fisik dan kesehatan mental.Tujuan kegiatan pengabdian Masyarakat memberikan edukasi dan pemahaman menjaga Kesehatan masa perimenopause dengan pemanfaatan bahan pangan lokal. Metode kegiatan dengan ceramah , diskusi, demontrasi dan pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah Adapun peserta kegiatan ini Adalah 20 lansia di kelurahan desa Nganjuk Kabupaten Nganjuk.Hasilnya 60% ibu perimenopause mengalami hipertensi dan 10 % mengalami hiperglikemi, kegiatan pengabmas ini juga memberikan jus timun dan belimbing untuk di konsumsi guna menjaga Kesehatan ibu perimenopause dari resiko kenaikan tekanan darah akibat menurunnya sekresi hormon estrogen akibat atropi ovarium.Pentingnya edukasi kesehatan dan konsumsi buah belimbing dan sayur mentimun guna menjaga Kesehatan di masa perimenopause.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong>Pangan Lokal; Kesehatan Perimenopause</strong><em>.</em></p>2026-07-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Zeny Fatmawati, Istiadah Fatmawati, Hany Puspita Aryani, Sukati Sarmin, Puput Safitri, Nurul Hidayati, Gempi Tri Sumini, Wahyu Anjas Sarihttps://cbt.unbim.ac.id/index.php/jpms/article/view/771SOSIALISASI MANFAAT DAN BAHAYA GADGET UNTUK ANAK-ANAK2026-05-07T21:13:00+08:00Hendra Setiawan[email protected]M. Dermawan Mulyodiputro[email protected]Muhammad Munawir Gazali[email protected]<p>Penggunaan <em>gadget</em> pada anak usia sekolah dasar telah menjadi fenomena yang meluas, namun literasi digital di kalangan orang tua dan guru, khususnya di wilayah pedesaan, masih sangat terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan orang tua tentang manfaat dan bahaya <em>gadget</em>, serta memberikan strategi pengawasan yang bijak. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 6 April 2026 di SDN 1 Lelede, dengan peserta sebanyak 52 orang yang terdiri dari 45 siswa kelas 1 dan 2, 2 guru, serta 5 orang tua/wali. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi dan tanya jawab, studi kasus dan simulasi, pembagian leaflet, serta kuis dengan hadiah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, di mana rata-rata skor pretest 55% meningkat menjadi 85% pada postest. Pengetahuan tentang dampak negatif <em>gadget</em> meningkat dari 40% menjadi 90%. Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan 90% siswa aktif berpartisipasi. Seluruh orang tua dan guru menyatakan komitmen untuk membuat kesepakatan keluarga terkait batasan penggunaan <em>gadget</em>, sementara guru berencana mengintegrasikan literasi digital ke dalam kegiatan ekstrakurikuler. Simpulan dari kegiatan ini adalah sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi digital anak dan orang tua, namun keberlanjutan program sangat bergantung pada konsistensi pendampingan dari sekolah dan keluarga. Saran yang diberikan meliputi pembuatan kebijakan sekolah bebas ponsel, penerapan kontrak digital di rumah, pelatihan tek lanjutan oleh dosen TRPL, serta program Posyandu Digital oleh pemerintah desa.</p>2026-07-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Hendra Setiawan, M. Dermawan Mulyodiputro, Muhammad Munawir Gazalihttps://cbt.unbim.ac.id/index.php/jpms/article/view/781PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI STUNTING, PELAYANAN INFORMASI OBAT, DAN SKRINING KESEHATAN2026-06-02T22:46:11+08:00En Purmafitriah[email protected]Evi Fatmi Utami[email protected]Hizriansyah Hizriansyah[email protected]Wulan Ratia Ratulangi[email protected]<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai stunting, penggunaan obat yang rasional, serta pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting, pelayanan informasi obat (PIO), serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan pelayanan cek kesehatan gratis yang melibatkan tenaga kesehatan dan masyarakat sasaran sebanyak 35 orang, terdiri dari ibu hamil, ibu balita, dan lansia. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan respons peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dengan tingkat antusiasme yang tinggi. Sebanyak 100% peserta memperoleh informasi baru terkait stunting dan penggunaan obat yang benar, serta memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Ditemukan bahwa sebagian peserta sebelumnya belum memahami konsep stunting dan penggunaan obat rasional. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan dan kesadaran preventif masyarakat terhadap kesehatan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi stunting dan PIO disertai cek kesehatan gratis efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendorong perilaku hidup sehat.</p>2026-07-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 En Purmafitriah, Evi Fatmi Utami, Hizriansyah Hizriansyah, Wulan Ratia Ratulangihttps://cbt.unbim.ac.id/index.php/jpms/article/view/785PEMBERDAYAAN MAN ISLAM CENDEKIAWA MELALUI PENGUKURAN LINGKUNGAN KERJA BERBASIS K32026-06-18T13:54:40+08:00Yayu Angriani[email protected]Aditiyani Nugraha Pertiwi[email protected]Hardani Hardani[email protected]Roushandy Asri Fardani[email protected]<p>Kondisi lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, kenyamanan, dan efektivitas aktivitas belajar mengajar. Permasalahan yang ditemukan di MAN Islam Cendekiawa adalah belum optimalnya pemahaman warga sekolah mengenai pentingnya identifikasi bahaya serta pemantauan faktor lingkungan kerja sebagai bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga sekolah dalam mengenali, mengukur, dan mengevaluasi faktor lingkungan kerja guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi konsep dasar K3, penyuluhan mengenai faktor risiko lingkungan kerja, pelatihan penggunaan alat ukur, serta praktik pengukuran langsung di area sekolah. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta yang terdiri atas guru dan tenaga kependidikan MAN Islam Cendekiawa. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah kegiatan serta penilaian keterampilan praktik dalam melakukan pengukuran lingkungan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 40% dan peningkatan kemampuan praktik pengukuran sebesar 35%. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran penerapan K3 serta membangun kemampuan dasar warga sekolah dalam melakukan pemantauan lingkungan kerja secara mandiri.</p>2026-07-05T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Yayu Angriani, Aditiyani Nugraha Pertiwi, Hardani Hardani, Roushandy Asri Fardani